Perihal Mengagumi Malam

Bagi saya malam adalah ibu bagi kenangan. Karena itu, kadang saya ingin terjaga hingga fajar menyingsing. Ya, setidaknya saya bisa menikmati kembali apa yang pernah saya rasakan tempo hari. Malam itu memanggil rindu hingga memanggil sejuta harap.

Hujan tadi siang menyajikan dingin yang membekukan tulang. Meski membuat jiwa menggigil dalam sepi tapi malam ini selalu mengajak nuansa romantis hadir dalam diri, tak salah jika saya kagum akan malam.

Saya tak ingin lepas dari dekapan malam yang selalu memberi rasa. Semoga saja kenangan itu tak tersapu angin.

***

Bontang, 30 November 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s