Dari Rutinitas Rohani ke Pembaruan Rohani

Pernahkah dalam hidup Anda merasakan fase kelesuan rohani yang begitu rupa? Anda begitu sibuk dengan aktivitas rohani tetapi tidak ada pembaruan dalam hidup Anda. Rasanya kering kelontang. Waktu kita merenungkan Firman Allah tidak menarik dan tidak berbuah. Berdoa merupakan sebuah pergumulan. Ibadah tidak pernah memuaskan. Perenungan kita sedikit bahkan terlewati. Kesaksian kita samar bahkan tidak nyata.

Namun disciplines of gracekita sungguh mengasihi Tuhan dan rindu melayani Dia, kita setia dalam kehidupan dan ibadah gereja, dan kita merasa penuh harap dan yakin pada rumah kekal kita. Kita lapar akan Dia tetapi tidak menemukan kepuasan yang kita cari. Namun demikian semua itu bukan hanya tidak berbunyi, tetapi juga tidak rohani sama sekali.

Ada banyak alasan yang tidak dapat disangkal mengapa kita menjumpai diri kita dalam keadaan lesu rohani dari waktu ke waktu, pelayaran rohani kita menjadi lumpuh sementara sisi lahiriah hidup kita maju dengan kecepatan penuh.

Apa yang kita inginkan adalah keluar, atau lebih lagi, kembali pada pendidikan Tuhan, dan sekali lagi pelayaran rohani kita dipenuhi dengan hembusan kuasa dari Roh-Nya. Kita rindu perenungan kita menjadi hidup, ibadah kita berkobar kembali dengan api rohani. Kita ingin menemukan kembali kehadiran Tuhan, mengalami kemuliaan-Nya dan menikmati kesegaran dalam kesetiaan dan kehangatan pengampunan dan anugerah-Nya. Kita rindu Firman berbicara jelas dan penuh kekuatan kepada kita.

T. M. Moore, melalui bukunya “Disciplines of Grace” mengajak kita keluar dari rutinitas rohani ke pembaruan rohani melalui disiplin anugerah. Dalam tiap bab buku ini Moore membagikan mengenai disiplin anugerah yang merupakan alat bantu khusus dan berati yang Allah telah sediakan untuk menolong kita bertumbuh di dalam-Nya. Buku ini setidaknya akan menolong kita menemukan beberapa jalan keluar dari kelesuan akan rutinitas dan kembali menemukan praktik disiplin anugerah seperti yang Allah maksudkan.

“Hembusan Roh Allah masih bertiup, dan kuasa-Nya siap menolong Anda bergerak sekali lagi.” T.M. Moore

>>Bagaimana apakah Anda sudah pernah membaca buku ini?

Advertisements

One thought on “Dari Rutinitas Rohani ke Pembaruan Rohani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s